Sabtu, 29 Maret 2014

SPORT (Bola)



 Ganti Sepatu, Bale Disalahkan Mantan Pelatih Madrid


AFP PHOTO / JORGE GUERRERO
Gelandang serang Real Madrid, Gareth Bale.

MADRID, KOMPAS.com - Mantan pelatih Real Madrid, John Toshack, menilai Gareth Bale patut disalahkan atas kekalahan Madrid 1-2 dari Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, tengah pekan lalu. Pasalnya, Bale mengganti sepatu pada saat Madrid menerima serangan.



Pada menit ke-70, Bale memutuskan ke pinggir lapangan untuk mengganti sepatunya. Beberapa saat kemudian, Sevilla melakukan serangan dari sisi kanan yang biasa ditempati Bale.

Tanpa Bale, bek Madrid Pepe terpaksa mengawal Ivan Rakitic terlalu jauh. Rakitic akhirnya sukses melewati hadangan Pepe dan memberikan umpan kepada Bacca yang berhasil mencetak gol penentu kemenangan Sevilla.

Kejadian tersebut ternyata mengundang kometar Toshack. Menurut Toshack, Bale dianggap telah merugikan Madrid pada laga tersebut.

"Bale mengganti sepatu pada menit ke-70. Tindakannya meninggalkan permainan adalah sebuah kriminal. Pelatih (Carlo Ancelotti) seharusnya menghukum Bale selama sebulan. Di Liverpool, klub tempat aku tumbuh, hal itu tidak akan terjadi," ujar Toshack.
Sumber :
Editor : Aloysius Gonsaga AE


 Rodgers: Liverpool Menang karena Suporter


PAUL ELLIS / AFP
Kapten Liverpool Steven Gerrard memberikan penghormatan kepada penonton usai pertandingan Premier League antara timnya dan Sunderland, di Anfield, Rabu (26/3/2014).

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Manajer Liverpool Brendan Rodgers mengapresiasi aksi suporter membentuk barisan penghormatan untuk timnya sebelum anak-anak didiknya memasuki Stadion Anfield untuk melakoni laga Premier League, melawan Sunderland, Rabu (26/3/2014). Menurutnya, aksi itu merupakan salah satu kunci keberhasilan Liverpool memenangi laga itu.


Liverpool memenangi laga itu dengan skor 2-1. Gol dicetak oleh Steven Gerrard (39) dan Daniel Sturridge (48). Adapun gol tim tamu diciptakan Ki Sung-Yueng (76).

Sepanjang laga itu, menurut catatan Premier League, Liverpool melepaskan tujuh tembakan akurat dari 18 usaha, sementara Sunderland menciptakan empat tembakan akurat dari sepuluh percobaan.

Dengan hasil tersebut, Liverpool naik ke peringkat kedua klasemen sementara, menggeser Manchester City, dengan nilai 68, atau kalah satu angka dari Chelsea.

"Pertandingan kami dimulai sejak berada di bus dalam perjalanan ke sini. Ini membuat saya merasa sangat bangga menjadi manajer klub ini," ujar Rodgers.

"Ketika memasuki (stadion), kami kembali mendapatkan dukungan dan kemudian mendapatkan dukungan lagi di dalam stadion. Suporter betul-betul mengangkat kami ketika pertandingan berakhir 2-1. Mereka betul-betul melambungkan kami malam ini," ujar Rodgers.
Sumber :
Editor : Tjatur Wiharyo